#ada-apa dengan china ?

12067875_1048762358481396_1824525088_n

[ Koran Jepang hari ini Mengulas tentang di pilihnya China untuk proyek Kreta cepat Indonesia dgn Judul ” Indonesia Lebih Memilih UANG dari pada Tekhnologi”. Tepat sekali Mentri Rini lbh memilih Cost yg murah di banding Tekhnologi dan Keselamatan Penumpang. Indonesia akan Rugi besar apabila proyek ini tidak di batal kan, karna hubungan di plomatik antara Indonesia dan Jepang bisa memburuk. Jepang termasuk paling bnyk menanam kan investasinya di Indonesia dan menampung Puluhan ribu tenaga kerja indonesia yg bekerja di Jepang, tidak lama lagi Pesta olympiade akan di adakan di Jepang tentu saja akan membutuhkan bnyk lg tenaga kerja indonesia, Apakah Mentri Rini sdh berfikir sampai ke sana ?? Semoga Presiden Jokowi Segera mengambil keputusan untuk membatal kan Proyek ini dan membuat tender ulang yg lebih fair dan transparan..! ]

sumber

terkait hal diatas yang selalu menggelitik mas boy untuk berkomentar ialah, mengapa akhir – akhir ini kebijakan pemerintah mengapa selalu terpatok kepada calon negara adidaya republik rakyat china. memang dari proyeksi ekonomi mereka yang selama ini kian mencuat tinggi memberikan harapan akan pertumbuhan ekonomi di negeri kita tercinta ini. tetapi pertanyaannya ialah kenapa pemerintah selalu memilih “barang murah” dibanding kualitas ?

kita lupakan sejenak permasalahan penting tidaknya kereta cepat di negara kita ini, pemerintah sudah tidak bisa lagi menanggapi permasalahan ini. yang jadi fokus sekarang ialah nasi sudah menjadi bubur, pemerintah sudah memilih jalan itu. tapi sekali lagi kenapa harus china yang mendapat tender untuk mebangun kereta cepat di Indonesia. padahal dari pihak jepang sendiri mereka menjanjikan transfer teknologi kepada pemerintah di Indonesia dengan harapan suatu saat nanti insinyur – insinyur kita bisa membuat sendiri kereta super cepat di Indonesia. siapa tau mas boy juga bisa ikutan belajar di proyek ini dan dapet tender selanjutnya 😀 amiin

pastinya sebagian besar pembaca today’s break disini sudah tahu darimana asal muasal perkembangan teknologi kereta super cepat itu, bukannya saya sedikit diskriminatif disini tapi ya tolong dipikirkan lagi lah kenapa pemerintah tidak memilih “belajar” dari guru yang tepat. seperti contoh kasusnya pengadaan bus transjakarta yang pada saat masa pemerintahan gubernur pak Jek memilih untuk memboyong banyak bus produksi dari negara RRC itu, apa hasilnya sekarang ? malah rombeng sana – sini bolong dimana – mana dan yang hal yang paling penting ialah dana untuk mengadakan restorasi alat transportasi busway pun makin membengkak toh?

sekedar bukti bahwa kereta super cepat china pernah mengalami masalah yang menurut media karena salah perhitungan. kejadian tahun 2011

sumber 1 sumber 2

kereta cepat china 'crashed' - times magazine
kereta cepat china ‘crashed’ – times magazine

sekali lagi, kenapa tidak belajar pada guru yang tepat dan tidak pernah belajar dari pengalaman. apakah ini tekanan dari atasan (presiden pak jek) atau memang ada ladang basah pada tender proyek ini ? wallahualam.

KENAPA PAK JEK KENAPA ?

#update

terkait akan hal ini baru saja terjadi kemarin ada kasus ledakan di PLTU Indramayu, dan ternyata kebakaran kali ini diakibatkan oleh buruknya kualitas perangkat yang diproduksi oleh china. miris

pengakuan para pekerja
berita

~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s